Koperasi dan Tantangan Globalisasi

Pendahuluan

Bagaimana Koperasi menghadapi era globalisasi ?

Koperasi seperti yang sudah dijelaskan pada pasal 33 UUD 1945 ayat 1 “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”. Dengan adanya globalisasi yang dicanangan pemerintah setelah ditandatanganinya nota perdagangan bebas maka nasib koperasi-pun dihadapi dengan kecemasan gempuran produk-produk asing. Ibarat “sedia payung sebelum hujan”, maka koperasi sebagai soko guru perekonomian Indonesia harus terus di kembangkan secara terus-menerus dalam rangka memenuhi cita-cita luhurnya.

Keberadaan berbagai macam pasar swalayan serta pusat perbelanjaan modern yang tersebar di seluruh daerah menyebabkan koperasi terpuruk dalam persaiangan perdagangan bebas. eksistensi koperasi dalam perekonomian Indonesia. Bagaimana peluang dan tantangan koperasi dalam era globalisasi pun dipertanyakan dan  mendapatkan solusi yang dapat mengatasi masalah koperasi dengan globalisasi.

Pengertian Globalisasi

Menurut Achmad Suparman, Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah.

Pengertian lainnya Globalisasi merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan multi lapis dan multi dimensi proses dan fenomena hidup yang sebagian besar didorong oleh Barat dan khususnya kapitalisme beserta nilai nilai hidupnya dan pelaksanaannya (Samuel M. Makinda dalam Dochak Latief, 2000).

Dengan adanya globalisasi bisa dibilang nilai-nilai barat akan mempengaruhi nilai nilai timur mulai dari budaya sampai ekonomi merasuk kedalamnya. Selain itu masuknya teknologi yang semakin modern turut mempengaruhi globalisasi. Adanya interaksi antar bangsa memungkinkan untuk mengkonsepkan globalisasi bahwa dunia adalah satu.

Dengan adanya pihak asing yang masuk kesuatu Negara, maka Negara tersebut telah terbuka untuk menempatkan dirinya sebagai pintu masuk segala hal dari pihak asing termasuk kebudayaan asing yang malah mengurangi kebudayaan local untuk berkembang dan malah terancam punah.

Globalisasi Dalam Ekonomi

Globalisasi ekonomi adalah suatu kondisi dimana perekonomian nasional dan lokal terintegrasi dalam satu perekonomian tunggal yang bersifat global.

Esensi Ekonomi dalam globalisasi pada dasarnya adalah peningkatan interaksi dan integrasi di dalam perekonomian baik di dalam maupun antar negara, yang meliputi aspek-aspek perdagangan, investasi, perpindahan faktor-faktor produksi dalam bentuk migrasi tenaga kerja dan penanaman modal asing, keuangan dan perbankan internasional serta arus devisa (Mahmud Toha, 2002).

Interaksi ekonomi antara lain dalam arus perdagangan, produksi dan keuangan. Dengan adanya interaksi tersebut yang sering disebut dengan Pasar Bebas maka, setiap Negara yang mencanangkan globalisasi akan mengikuti arus pasar Internasional. Di Indonesia yang masyarakat pada umumnya merupakan Konsumen maka akan memudahkan pihak asing untuk memasarkan produknya di Indonesia dan membuat masyarakat menjadi konsumerisme barang import. Lalu dengan adanya hal ini bagaimana nasib koperasi yang sebelumnya menjadi salah satu roda ekonomi yang efektif untuk mengangkat taraf hidup masyarakat di Indonesia terutama di daerah. Bagaimana UKM bias menangani gempuran produk-produk luar ? dan bagaimana pemerintah dapat mengatasi masalah koperasi ?

Koperasi dalam Perekonomian Indonesia

Pelaku ekonomi Indonesia ada tiga yaitu BUMN / BUMD, koperasi dan BUMS (swasta). Sebagai salah satu pelaku ekonomi di Indonesia maka diharapkan koperasi menjadi soko guru perekonomian Indonesia. Koperasi berasal dari bahasa Latin, yaitu “co” yang berarti bersama dan “operare” berarti bergerak berusaha. Jadi secara singkat dalam koperasi harus ditunjukkan kebersamaan dalam menjalankan usaha (Suratal HW, 1993).

Menurut UU Nomor 25/1992, Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orangseorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.

Koperasi memiliki 5 unsur pokok diantara lain :

  1. Koperasi sebagai badan usaha
  2. Beranggotakan orang-seorang bagi koperasi primer atau badan hukum koperasi bagi koperasi sekunder
  3. Prinsip ekonomi sebagai dasar kegiatan koperasi
  4. Koperasi sebagai gerakan ekonomi rakyat
  5. Berdasarkan atas asas kekeluargaan

Koperasi memiliki Karakteristik sebagai pemilik sekaligus konsumen adalah ciri utama koperasi yang membedakan dengan organisasi lain. Karakteristik itu dapat menjadi stimulant bagi munculnya rasa ikut memiliki, yang pada gilirannya akan menciptakan pertumbuhan yang dinamis. Dengan demikian seharusnya koperasi jika berjalan sesuai dengan yang ditetapkan maka mampu menopang kehidupan masyarakat serta anggota koperasi itu sendiri. Namun, dengan adanya globalisasi saat ini maka koperasi seperti terpinggirkan dalam persaingan perdagangan bebas.

Koperasi dalam Era Globalisasi

Koperasi sebenarnya dapat menjadi motor penggerak roda perekonomian nasional untuk keluar dari krisis ekonomi. Dan juga koperasi bisa mengembangkan produk lokal yang berkualitas agar bisa mengeksport sehingga produk dalam negeri dapat bersaing di negeri sendiri dan setidaknya meminimalkan masyarakat menggunakan produk eksport.

Peluang koperasi untuk tetap berperan dalam percaturan perekonomian nasional dan internasional terbuka lebar asal koperasi dapat berbenah diri menjadi salah satu pelaku ekonomi (badan usaha) yang kompetitif dibandingkan pelaku ekonomi lainnya. Tantangan untuk menghadapi globalisasi memang berat karena jika koperasi tidak berbenah dalam segala aspek maka bukan tidak mungkin koperasi akan tergerus serta akan mematikan perekonomian masyarakat. Selain itu membuat koperasi menjadi usaha yang nyaman untuk bertransaksi dengan masyarakat juga anggotanya akan lebih membuat koperasi menjadi kompetitif dan efisien dalam pelayanannya.

E.F. Schumacher (1978) berpendapat bahwa small is beautiful. John Naisbitt (1944) merasa percaya bahwa masa depan perekonomian global berada ditangan unit usaha yang kecil, otonom, namun padat teknologi. Dari dua pendapat tersebut bias disimpulkan bahwa penggerak ekonomi sebenarnya berada dalam unit/sector usaha kecil yang di Indonesia biasa disebut UKM. Jadi UKM seharusnya diberikan kesempatan untuk berperan lebih banyak daripada pemerintah harus mengambil kebijakan eksport yang memberatkan rakyat kecil.

Keistimewaan koperasi tidak dikenal adanya majikan dan buruh, serta tidak ada istilah pemegang saham mayoritas. Semua anggota berposisi sama, dengan hak suara sama. Oleh karena itu, apabila aktivitas produksi yang dilakukan koperasi ternyata dapat member laba finansial, semua pihak akan turut menikmati laba tersebut. Jadi bila koperasi dapat menjalankan tugasnya serta terdapat pembenahan dalam sector-sektor seperti hambatan-habatan internal dalam tubuh koperasi mulai dari pemimpin yang bisa diandalkan, SDM yang baik dan berkompeten serta manajerial yang mumpuni. Manajerial yang mumpuni bisa dikatakan Manajemen koperasi dimasa datang menghendaki pengarahan fokus terhadap pasar, sistem pencatatan keuangan yang baik, serta perencanaan arus kas dan kebutuhan modal mendatang. Dalam integrasi ke luar, dibutuhkan kerjasama terspesialisasi antar koperasi maupun kerjasama dengan para pelaku lainnya dengan prinsip saling menguntungkan. Ke dalam, koperasi dituntut untuk menempatkan anggotanya sebagai pelaku aktif dalam proses produksi dan distribusi dapat memenuhi syarat-syarat penghematan biaya, pemanfaatan modal, spesialisasi, keorganisasian, fleksibilitas dan pemekaran kesempatan kerja. Sehingga arus globalisasi juga dapat ditekan dan koperasi akan mampu bersaing dalam globalisasi tersebut.

Referensi :

http://eprints.undip.ac.id/13998/1/Eksistensi_Koperasi_Peluang_dan_Tantangan_Di_Era_Pasr_Global…

.Purbayu_Budi_Santosa_(OK).pdf

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s